Makeup pada kulit berminyak sering cepat mengilap, bergeser di sekitar hidung, atau terlihat pecah setelah beberapa jam. Masalahnya tidak selalu terletak pada foundation. Persiapan kulit, ketebalan lapisan, dan cara mengunci complexion juga sangat menentukan.
Urutan makeup untuk kulit berminyak yang paling aman dimulai dari membersihkan dan melembapkan wajah, lalu dilanjutkan dengan sunscreen, primer, complexion tipis, bedak, riasan lain, serta setting spray. Setiap tahap memiliki fungsi berbeda sehingga sebaiknya tidak sekadar ditumpuk tanpa pertimbangan.
Persiapkan kulit sebelum memakai makeup

Awali dengan wajah yang bersih agar minyak dan kotoran tidak terperangkap di bawah makeup. Permukaan kulit yang bersih membuat produk berikutnya lebih mudah diratakan dan mengurangi risiko base cepat bercampur dengan minyak sejak awal pemakaian.
Meski wajah mudah berminyak, pelembap tetap dibutuhkan. Pilih pelembap ringan atau bertekstur gel agar kulit memperoleh hidrasi tanpa terasa terlalu berat. Melewatkan tahap ini dan membiarkan kulit terlalu kering justru dapat mendorong produksi sebum lebih tinggi.
Setelah pelembap, gunakan sunscreen sebelum beralih ke produk makeup. Aplikasikan setiap produk secukupnya. Persiapan yang terlalu tebal dapat membuat lapisan complexion di atasnya terasa berat dan lebih mudah bergeser.
Urutan makeup untuk kulit berminyak

- Bersihkan wajah. Hilangkan minyak dan kotoran sebelum mulai merias wajah. Jangan langsung menambahkan base di atas kulit yang sudah terasa licin.
- Gunakan pelembap ringan. Ratakan pelembap gel atau formula ringan dalam lapisan tipis agar kulit tetap terhidrasi tanpa terasa penuh.
- Aplikasikan sunscreen. Gunakan sunscreen setelah pelembap sebagai tahap akhir perawatan kulit sebelum makeup.
- Pakai primer mattifying. Fokuskan primer pada T-zone, terutama dahi, hidung, dan area lain yang paling cepat berminyak. Primer matte atau blurring membantu menahan sebum, menghaluskan tampilan pori, dan menyiapkan permukaan untuk complexion.
- Ratakan foundation atau cushion matte. Pilih formula ringan dengan hasil akhir matte atau klaim oil-control. Mulailah dari sedikit produk, kemudian tambahkan hanya pada area yang masih membutuhkan coverage.
- Tambahkan concealer bila perlu. Gunakan concealer pada titik tertentu daripada menebalkan foundation ke seluruh wajah. Cara ini menjaga base tetap ringan.
- Kunci complexion dengan bedak. Gunakan loose powder, translucent powder, atau compact powder matte. Berikan perhatian lebih pada area yang cepat mengilap, tetapi hindari menumpuk bedak hingga permukaan kulit terlihat berat.
- Lanjutkan dengan eye makeup. Setelah complexion terkunci, aplikasikan riasan mata sesuai kebutuhan.
- Tambahkan blush. Blush berbentuk bubuk dengan hasil matte umumnya lebih sesuai daripada produk yang terlalu creamy atau banyak shimmer untuk tampilan yang ingin dijaga bebas kilap.
- Akhiri dengan setting spray matte. Setting spray menjadi pengunci terakhir agar lapisan makeup lebih tahan lama. Gunakan produk yang memang ditujukan untuk mengunci riasan, bukan sekadar face mist yang dapat menambah kesan berminyak.
Teknik aplikasi agar base tidak mudah crack

Kulit berminyak tidak membutuhkan lapisan foundation yang tebal. Sebaliknya, produk berlebih lebih mudah berkumpul di lipatan, terlihat cakey, dan pecah ketika minyak mulai muncul. Gunakan base sedikit demi sedikit, lalu bangun coverage secara bertahap.
Spons kering dapat digunakan untuk meratakan foundation tanpa menambah kelembapan pada base. Dibandingkan mengaplikasikan seluruh produk dengan jari, cara ini juga membantu mengurangi risiko foundation cepat terasa seperti meleleh. Tekan spons perlahan pada kulit, bukan menggesernya berulang kali.
Perhatikan pula bagian yang sering terkena gesekan, seperti hidung dan area yang tertutup masker. Gunakan produk lebih tipis pada bagian tersebut. Jika ada noda yang masih terlihat, tambahkan concealer hanya di titik yang diperlukan alih-alih membuat satu lapisan foundation baru.
Prinsip serupa berlaku untuk bedak. Bedak memang membantu mengontrol kilap, tetapi lapisan yang berlebihan dapat memperjelas tekstur dan membuat complexion terasa kering di permukaan. Kuncinya adalah menyeimbangkan kontrol minyak dengan lapisan yang tetap ringan.
Cara memilih produk yang sesuai

Saat membaca kemasan, cari keterangan seperti matte, oil-control, atau long-lasting. Untuk aktivitas yang membuat wajah mudah berkeringat atau sering bergesekan, klaim transferproof, waterproof, dan sweatproof juga dapat menjadi pertimbangan.
Produk ber-finish sangat glowing, terlalu creamy, atau mengandung shimmer berlebihan cenderung kurang mendukung tampilan matte. Bukan berarti seluruh riasan harus terlihat datar, tetapi penempatan kilau sebaiknya lebih terkontrol agar wajah tidak cepat tampak berminyak.
Yang terpenting, jangan mengandalkan satu produk untuk menyelesaikan seluruh masalah. Primer matte tidak akan bekerja optimal jika base dipasang terlalu tebal, sedangkan setting spray tidak dapat sepenuhnya memperbaiki complexion yang sudah menggumpal. Hasil yang lebih rapi datang dari urutan yang tepat dan aplikasi tipis pada setiap tahap. Panduan tambahan mengenai teknik makeup untuk jenis kulit ini juga dapat dibaca di L’Oréal Paris Indonesia.

