Rambut baru selesai ditata, tetapi helai-helainya kembali mencuat dan sulit rapi? Mengandalkan catokan terus-menerus justru bisa menambah kekeringan yang membuat rambut mudah mengembang. Perawatan yang lebih lembut dan kelembapan yang cukup lebih layak menjadi dasar rutinitas harian.
Cara mengatasi rambut mengembang juga perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Rambut kering, pewarnaan, paparan panas, dan udara lembap dapat memengaruhi tampilannya. Namun, rambut yang bervolume atau ikal secara alami tidak selalu berarti rusak. Tujuannya adalah membuat rambut lebih mudah diatur, bukan memaksanya menjadi lurus.
1. Sesuaikan jadwal keramas dengan kondisi rambut

Jika rambut terasa kering dan semakin mengembang setelah keramas, coba perhatikan frekuensinya. Sampo dapat mengangkat minyak alami yang membantu menjaga kelembapan rambut, sehingga keramas terlalu sering bisa membuat rambut makin kering.
Untuk rambut yang cenderung kering, keramas 1–2 kali seminggu bisa menjadi titik awal. Angka ini bukan aturan mutlak: sesuaikan dengan seberapa cepat kulit kepala berminyak atau kotor. Tidak perlu menunda keramas hanya demi mengikuti jadwal tersebut.
Gunakan air suam-suam kuku atau dingin, bukan air panas. Sekalian evaluasi sampo yang dipakai; pilih produk yang ditujukan untuk rambut kering atau mengembang.
2. Gunakan kondisioner setiap selesai keramas

Kondisioner merupakan salah satu langkah dasar untuk membantu rambut terasa lebih halus dan tidak mudah mengembang. Perannya menjaga kelembapan juga ditekankan dalam panduan perawatan rambut dari Alodokter.
Fokuskan pemakaian pada bagian tengah hingga ujung rambut, terutama area yang terasa kering. Hindari menumpuk produk di akar jika rambut mudah lepek. Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan, termasuk waktu mendiamkan dan cara membilasnya.
Dengan begitu, rambut mendapat perawatan setelah dibersihkan, bukan hanya mengandalkan produk penata rambut ketika sudah sulit diatur.
3. Tambahkan masker saat rambut membutuhkan kelembapan ekstra

Jika kondisioner belum cukup membuat rambut terasa lembut, masker rambut bisa menjadi perawatan tambahan. Ini terutama relevan ketika rambut terasa sangat kering atau telah mengalami pewarnaan.
Frekuensi 1–2 kali sebulan dapat dijadikan awal. Pada rambut yang sangat kering, perawatan bisa dilakukan seminggu sekali, sambil tetap mengikuti petunjuk produk dan memperhatikan hasilnya pada rambut.
Bahan pelembap seperti minyak kelapa atau shea butter termasuk yang disebut dalam rekomendasi perawatan rambut kering. Masker membantu merawat kondisi rambut, tetapi jangan mengharapkan satu kali pemakaian langsung menghilangkan seluruh kerusakan.
4. Pilih produk anti-frizz sesuai kebutuhan

Produk anti-frizz dapat melengkapi perawatan jika helai rambut masih sulit tertata. Pilihan yang sering direkomendasikan mencakup produk dengan argan oil, glycerin, atau keratin.
Tidak perlu memakai semuanya sekaligus. Pilih produk yang fungsinya jelas dan sesuai kondisi rambut, lalu gunakan mengikuti petunjuk kemasan. Jika ujung rambut kering sementara bagian akar mudah lepek, pusatkan perhatian pada bagian yang memang membutuhkan perawatan.
Produk tambahan sebaiknya mendukung rutinitas keramas dan kondisioner, bukan menggantikan keduanya.
5. Urai rambut dengan sisir bergigi jarang

Cara menyisir ikut menentukan apakah rambut tampak rapi atau justru semakin mengembang. Pada rambut ikal atau bergelombang, menyisir ketika sudah kering dapat membuat helai-helainya semakin sulit tertata.
Coba rapikan saat rambut masih lembap menggunakan jari atau sisir bergigi jarang. Urai bagian kusut perlahan dan jangan memaksa sisir melewati rambut yang tersangkut. Yang penting adalah mengurangi tarikan, bukan menyisir sebanyak mungkin.
6. Kurangi panas, termasuk dari pengering rambut

Tanpa catokan pun, rambut masih bisa terpapar panas berulang dari pengering atau pengeriting rambut. Paparan ini dapat membuat batang rambut lebih kering dan mudah mengembang.
Bila memungkinkan, biarkan rambut mengering alami setelah dirapikan dengan lembut. Jika perlu memakai pengering, gunakan produk yang memang berlabel pelindung panas terlebih dahulu; jangan menganggap semua minyak atau serum memiliki fungsi tersebut.
Hindari pula menggunakan catokan atau pengeriting pada rambut yang masih basah. Untuk rutinitas sehari-hari, utamakan penataan yang mengikuti bentuk alami rambut.
7. Lindungi rambut saat beraktivitas di luar
Paparan matahari dan angin juga perlu diperhatikan, terutama jika rambut sudah kering atau rusak. Gunakan topi, syal, atau penutup kepala saat beraktivitas di luar untuk membantu melindunginya.
Cuaca lembap pun bisa membuat rambut kembali mengembang meski sudah dirawat. Jadi, nilai hasil perawatan dari rambut yang lebih lembut dan mudah diatur, bukan dari tuntutan agar setiap helainya selalu diam di tempat.
Jika rambut mengembang disertai kerontokan parah, mudah patah, atau kebotakan setempat, konsultasikan ke dokter. Kondisi tersebut perlu diperiksa, bukan hanya ditangani dengan mengganti produk rambut.



